Doa Keluarga Kristiani
Allah Bapa Mahapengasih,
kami berdoa kepada-Mu, lindungilah keluarga kami,
tempat dimana kami mendapatkan kedamaian,
perlindungan dan cinta kasih.
Berkatilah orang tua kami agar selalu Kau jagai
dan Kau lindungi dalam setiap aktivitas mereka,
sebab mereka telah menjaga kami
dalam cinta dan pengorbanan.
Berikanlah mereka hati yang tulus dan murni
dalam menemani dan mendampingi kami.
Tuhan yang Mahabaik,
mampukanlah kami sebagai anak,
Agar dapat berbakti serta membahagiakan orang tua kami.
Pimpinlah kami dalam menjalankan setiap hal baik,
Guna menumbuhkan iman kami bersama kepada-Mu.
Jauhkanlah kami dari keegoisan diri dan rasa congkak hati
sehingga kami tetap mengutamakan kegembiraan
untuk orang tua kami.
Allah yang Mahakuasa,
Mampukan keluarga kami untuk dapat
terus bersyukur atas apa yang Kau berikan,
Bersyukur atas keterlibatan-Mu
Dalam menumbuhkan iman kami.
Sehingga hanya dengan dasar Kasih-Mu itulah
perjalanan peziarahan hidup keluarga
Semakin berkenan di hadapan-Mu.
Ajarilah keluarga kami menjadi keluarga
yang bersedia hidup sederhana
Namun kaya dalam iman,
sebagaimana yang diteladankan oleh
keluarga kudus-Mu di Nazaret.
Doa ini kami persembahkan kepada-Mu,
Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
Amin.
Allah Bapa Mahapengasih,
kami berdoa kepada-Mu, lindungilah keluarga kami,
tempat dimana kami mendapatkan kedamaian,
perlindungan dan cinta kasih.
Berkatilah orang tua kami agar selalu Kau jagai
dan Kau lindungi dalam setiap aktivitas mereka,
sebab mereka telah menjaga kami
dalam cinta dan pengorbanan.
Berikanlah mereka hati yang tulus dan murni
dalam menemani dan mendampingi kami.
Tuhan yang Mahabaik,
mampukanlah kami sebagai anak,
Agar dapat berbakti serta membahagiakan orang tua kami.
Pimpinlah kami dalam menjalankan setiap hal baik,
Guna menumbuhkan iman kami bersama kepada-Mu.
Jauhkanlah kami dari keegoisan diri dan rasa congkak hati
sehingga kami tetap mengutamakan kegembiraan
untuk orang tua kami.
Allah yang Mahakuasa,
Mampukan keluarga kami untuk dapat
terus bersyukur atas apa yang Kau berikan,
Bersyukur atas keterlibatan-Mu
Dalam menumbuhkan iman kami.
Sehingga hanya dengan dasar Kasih-Mu itulah
perjalanan peziarahan hidup keluarga
Semakin berkenan di hadapan-Mu.
Ajarilah keluarga kami menjadi keluarga
yang bersedia hidup sederhana
Namun kaya dalam iman,
sebagaimana yang diteladankan oleh
keluarga kudus-Mu di Nazaret.
Doa ini kami persembahkan kepada-Mu,
Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami.
Amin.
Bacaan Liturgi 20 Juli 2016
Rabu Pekan Biasa XVI
Bacaan Pertama
Yer 1:1.4-10
Aku menentukan dikau menjadi nabi untuk berbagai bangsa.
Pembacaan dari Kitab Yeremia:
Inilah perkataan Yeremia, bin Hilkia,
dari keluarga imam yang tinggal di Anatot, di tanah Benyamin.
Pada zaman Raja Yosia turunlah sabda Tuhan kepadaku sebagai berikut,
"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu,
Aku telah mengenal engkau.
Dan sebelum engkau dilahirkan, Aku telah menguduskan dikau.
Aku telah menentukan dikau menjadi nabi untuk berbagai bangsa."
Maka aku menjawab, "Ah, Tuhan Allah!
Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara,
sebab aku ini masih muda belia."
Tetapi Tuhan bersabda kepadaku,
"Janganlah berkata 'Aku ini masih muda belia,'
tetapi kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi.
Dan apa pun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan.
Janganlah takut kepada mereka,
sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan dikau,"
demikianlah sabda Tuhan.
Lalu Tuhan mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku.
Ia bersabda kepadaku,
"Sesungguhnya Aku menaruh sabda-Ku dalam mulutmu.
Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau
atas bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan
untuk mencabut dan merobohkan,
untuk membinasakan dan meruntuhkan,
untuk membangun dan menanam."
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur
Mzm 71:1-4a.5-6ab.15ab.17
R:15
Mulutku akan menceritakan keselamatan
yang datang dari Dikau, ya Tuhan.
*Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung,
jangan sekali-kali aku mendapat malu.
Lepaskan dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu,
sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!
*Jadilah bagiku gunung batu tempat berteduh,
kubu pertahanan untuk menyelamatkan diri;
sebab Engkaulah bukit batu dan pertahananku.
Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik.
*Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,
Engkaulah kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah.
Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan,
Engkaulah yang telah mengeluarkan aku dari perut ibuku.
*Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu
dan sepanjang hari mengisahkan keselamatan yang datang dari-Mu.
Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku,
dan sampai sekarang
aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib.
Bacaan Injil
Mat 13:1-9
Benih yang jatuh di tanah yang baik menghasilkan buah seratus ganda.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Pada suatu hari
Yesus keluar dari rumah dan duduk di tepi danau.
Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong
lalu mengerumuni Dia,
sehingga Yesus naik ke perahu dan duduk di situ,
sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai.
Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka
dengan memakai perumpamaan-perumpamaan.
Ia berkata, "Ada seorang penabur keluar menaburkan benih.
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan,
lalu burung-burung datang memakannya.
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu,
yang tidak banyak tanahnya,
lalu benih itu pun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Tetapi sesudah matahari terbit,
layulah tumbuhan itu dan menjadi kering
karena tidak berakar.
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri,
lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah,
ada yang seratus ganda,
ada yang enam puluh ganda,
ada yang tiga puluh ganda.
Barangsiapa bertelinga untuk mendengar,
hendaklah ia mendengarkan!"
Demikianlah Injil Tuhan.
Rabu Pekan Biasa XVI
Bacaan Pertama
Yer 1:1.4-10
Aku menentukan dikau menjadi nabi untuk berbagai bangsa.
Pembacaan dari Kitab Yeremia:
Inilah perkataan Yeremia, bin Hilkia,
dari keluarga imam yang tinggal di Anatot, di tanah Benyamin.
Pada zaman Raja Yosia turunlah sabda Tuhan kepadaku sebagai berikut,
"Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu,
Aku telah mengenal engkau.
Dan sebelum engkau dilahirkan, Aku telah menguduskan dikau.
Aku telah menentukan dikau menjadi nabi untuk berbagai bangsa."
Maka aku menjawab, "Ah, Tuhan Allah!
Sesungguhnya aku tidak pandai berbicara,
sebab aku ini masih muda belia."
Tetapi Tuhan bersabda kepadaku,
"Janganlah berkata 'Aku ini masih muda belia,'
tetapi kepada siapa pun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi.
Dan apa pun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan.
Janganlah takut kepada mereka,
sebab Aku menyertai engkau untuk melepaskan dikau,"
demikianlah sabda Tuhan.
Lalu Tuhan mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku.
Ia bersabda kepadaku,
"Sesungguhnya Aku menaruh sabda-Ku dalam mulutmu.
Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau
atas bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan
untuk mencabut dan merobohkan,
untuk membinasakan dan meruntuhkan,
untuk membangun dan menanam."
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur
Mzm 71:1-4a.5-6ab.15ab.17
R:15
Mulutku akan menceritakan keselamatan
yang datang dari Dikau, ya Tuhan.
*Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung,
jangan sekali-kali aku mendapat malu.
Lepaskan dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu,
sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!
*Jadilah bagiku gunung batu tempat berteduh,
kubu pertahanan untuk menyelamatkan diri;
sebab Engkaulah bukit batu dan pertahananku.
Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik.
*Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,
Engkaulah kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah.
Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan,
Engkaulah yang telah mengeluarkan aku dari perut ibuku.
*Mulutku akan menceritakan keadilan-Mu
dan sepanjang hari mengisahkan keselamatan yang datang dari-Mu.
Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku,
dan sampai sekarang
aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib.
Bacaan Injil
Mat 13:1-9
Benih yang jatuh di tanah yang baik menghasilkan buah seratus ganda.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius:
Pada suatu hari
Yesus keluar dari rumah dan duduk di tepi danau.
Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong
lalu mengerumuni Dia,
sehingga Yesus naik ke perahu dan duduk di situ,
sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai.
Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka
dengan memakai perumpamaan-perumpamaan.
Ia berkata, "Ada seorang penabur keluar menaburkan benih.
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan,
lalu burung-burung datang memakannya.
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu,
yang tidak banyak tanahnya,
lalu benih itu pun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Tetapi sesudah matahari terbit,
layulah tumbuhan itu dan menjadi kering
karena tidak berakar.
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri,
lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah,
ada yang seratus ganda,
ada yang enam puluh ganda,
ada yang tiga puluh ganda.
Barangsiapa bertelinga untuk mendengar,
hendaklah ia mendengarkan!"
Demikianlah Injil Tuhan.


